Aneh

Mengherankan. Ya, sangat mengherankan melihat tindakan orang-orang yang "aneh" di sekitar kita.

Sebut saja golongan ini sebagai golongan non-konvensional. Mereka bisa aja berwujud orang cerdas dan kreatif, tapi juga bisa terjelmakan sebagai orang yang pinter tapi selalu merasa inferior dari kita.

Menghadapi orang cerdas dan kreatif tentu tak terlalu sulit. Tapi berhadapan dengan orang pinter tapi tak kreatif kerap menyulitkan kita.


Golongan yang disebut terakhir ini cenderung sulit menerima penolakan.
Sebab, bagi mereka, penolakan adalah pelecehan. Mengapa demikian? Sebab, bagi mereka logika adalah satu-satunya media menganalisa alasan penerimaan atau penolakan.

Akan sangat berbeda dengan mereka yang cerdas. Bisa jadi mereka bukn lulusan universitas ternama. Atau, bahkan hanya lulusan SD. Tetapi mereka selalu mampu bertindak out of the box alias di luar kebiasaan.

Begitu juga cara mereka berpikir mereka. Kaum cerdik-cerdas selalu mampu melihat penerimaan diri sebagai gerbang persahabatan. Sebliknya mereka juga selalu melihat penolakan sebagai jembatan refleksi diri, alias media untuk bercermin: "Pasti ada sesuatu yang salah dengan diriku."

Terlepas dari plus-minus orang-orang di atas, kita harus bersyukur atas eksistensi mereka. Siapa dan apa pun status dan pekerjaan mereka tetap saja turut memperkaya pengalaman kita.

Happy Sunday, sobat fesbuk.

www.lisajeunesse.blogspot.com
Lisa Huang

Posting Komentar

0 Komentar