Kacang


 Kacang itu nikmat. Begitu kata penikmat kacang.  Mereka bisa jadi benar, karena banyak juga orang yang senang dengan kacang, termasuk penulis postingan ini juga doyan kacang hihihi...

Sayangnya memakan kacang sangat tidak nyaman saat ngobrol atau saat sambil menelepon seseorang, karena disinyalir mengganggu pendengaran :)

Makan kacang misalnya paling nikmat saat sendirian, atau saat bersama teman yang juga sedang memamahbiak makanan sejenis; tetapi sedikit pasti agak mengganggu bila berbicara sambil mengkonsumsinya.

Dalam kebiasaan sehari-hari selalu ada saja hal yang enak dan nikmat, tetapi belum tentu nikmat bagi orang lain pada waktu dan tempat yang bersamaan. Ya, seperti saat mengkonsumsi kacang tadi. 

Di tatanan hidup kita juga menghadapi persoalan yang sama. Selalu ada hal yang nikmat bagi kita sendiri, tetapi kenikmatan subyektif itu, di saat bersamaan bisa juga membuat orang lain merasa penat karena terganggu. 

Selalu ada orang yang "gak nyambung" saat membahas suatu persoalan.

Ketika seorang mitra bisnis ditanya apakah pesanannya suda dikirim atau belum, eh jawabannya malah enggak nyambung, "Kirim apaan?"

Jelas aja kalau mitranya akan marah. Untung saja si mitranya tadi tidak temperamental dan langsung 'nyemprot, "Apaan nenek loe! Bukannya loe udah bilang berkali-kali? Makanya jangan dengerin orang ngomong sambil makan kacang!" 

Begitulah seni komunikasi berjalan, dan ada-ada saja hal menarik yang bisa kita pelajari. Makan kacang sih oke-oke saja, tetapi jangan sampai suara kacang saja yang terdengar saat ngobrol dengan lawan bicara kita. Hehehe. 


Selamat sore, sahabatku...


Posting Komentar

0 Komentar