Bumbu Ngohiong

Bumbu Ngohiong, Paduan Lima Rempah yang Semerbak

Perpaduan berbagai jenis rempah menjadi satu menjadi salah satu ciri kuliner Asia. Termasuk bumbu dari ngeri tirai bambu ini. Lima jenis rempah yang unik dipadukan menjadi satu. Aroma harumnya sangat cocok untuk memasak ayam dan daging.

Satu lagi bumbu khas masakan Cina yang bisa mengoyang lidah penikmatnya. Ngohiong yang populer dengan sebutan 'five spice powder' merupakan perpaduan rasa dari lima bumbu yang dicampur jadi satu. Adas, cengkeh, merica, pekak dan kayu manis dan ditumbuk jadi satu. Menciptakan rasa manis, asam, pedas, pahit dan asin.

Bumbu yang wangi unik ini biasanya dipakai untukmembumbui hidangan panggang seperti ayam dan daging. Termasuk beragam hidangan adaptasi dari Cina. Tak jarang bumbu ini juga disajikan sebagai condiment, sebagai penyedap rasa dalam bentuk bubuk seperti garam dan merica.

Selain sangat populer dalam masakan Tionghoa, sering juga digunakan dalam masakan Asia. Perpaduan rasa dan aroma bumbu ini didasarkan dari filsafah bangsa China dalam menyeimbangkan 'yin' dan 'yang' dalam masakan.

Ngo Hiong atau Five Spice Powder adalah salah satu bumbu dapur yang sangat populer dipakai dalam kuliner Cina. Meskipun namanya disebut “Five” spice yang berarti lima bumbu namun pengertian sesungguhnya dari “five” atau lima disini adalah mengikuti filosofi Cina yaitu keseimbangan perpaduan cita rasa (“Yin” dan “Yang”) yang dihasilkan dalam makanan dengan menggunakan – 5 elemen Chi (energi kehidupan) yang terdiri dari unsur: tanah, udara, api, air, dan logam. Jadi bukan dari jumlah bumbu yang dipakai. Five Spice Powder pada awalnya juga dipergunakan sebagai ramuan obat di Cina.

Jumlah bumbu yang dipakai dalam meracik bubuk Ngo Hiong sebenarnya ada 7 (atau bisa 8) macam dan di dalamnya termasuk pekak (star anise) dan adas manis (fennel) yang keduanya memiliki rasa dan bau yang hampir sama sehingga penggunaan adas manis dapat digantikan dengan jinten (cumin) untuk melengkapi dan menyeimbangkan.

Berikut adalah rumus racikan membuat bubuk Ngo Hiong, perhatikan proporsi berat masing-masing bumbu dalam racikan dan apabila ingin dibuat dalam jumlah besar, pastikan proporsi berat berimbang.

Empat macam bumbu utama menggunakan proporsi berat yang sama yaitu: 
  1. pekak (star anise), 
  2. merica Sichuan (Sichuan peppers), 
  3. kayu manis (cinnamon), dan 
  4. jinten (cumin seed). 
Selanjutnya cengkeh (clove) menggunakan separuh dari bumbu utama di atas, terakhir ketumbar (corriander seed), biji Pala (nutmeg) dan kapulaga (black cardamon) hanya menggunakan seperempat dari bumbu utama.

Takaran Racikan dan Jenis Bumbu & Rempah
  • 120g star anise
  • 120g merica Sichuan (berbeda dengan merica biasa dan usahakan untuk tidak disubstitusi)
  • 120g kayu manis
  • 120g jinten
  • 60g cengkeh
  • 30g ketumbar
  • 30g pala
  • 30g kapulaga (tergantung bisa dipakai bisa tidak)

Cara Meramu
  1. Bumbu dan rempah harus dipanaskan di dalam oven (350˚F /175˚C) atau sangrai di atas wajan (tanpa minyak) terlebih dahulu dan lama pemanasan masing-masing bumbu berbeda (biji pala biasanya lebih lama karena ukurannya yang lebih besar). Tujuannya adalah untuk membangunkan aroma dari masing-masing bumbu dan rempah dan aroma yang dihasilkan cukup kuat dan menyengat.
  2. Biarkan mereka dingin terlebih dahulu sebelum dihaluskan dengan cara diulek, tumbuk atau menggunbakan blender /grinder dan pastikan rata.
  3. Bubuk Ngo Hiong cocok dipakai untuk memasak daging yang berlemak seperti daging babi dan bebek (bebek panggang Cantonese). Selain itu juga dapat dipakai sebagai bumbu yang dilumurkan pada daging yang akan dipanggang atau diungkep.
Selamat mencoba

Lisa Huang

Posting Komentar

0 Komentar