Boleh Tak Pulang, Asal Ada Titipan

Boleh Tak Pulang, Asal Ada Titipan Liburan Tahun Baru bagi orang Batak, ibarat liburan Idul Fitri bagi orang Jawa. Islam atau Kristen, tetap saja mudik ke kampunghalaman. Demikian juga saat Tahun Baru, orang-orang Batak perantau sebisa mungkin akan berupaya pulang kampung alias mudik. Ini sisi kultural masyarakat Batak totok: Setiap orang pasti merindukan tanah kelahiran atau Bona Pasogit-nya.

Hanya saja, tahun baru demi tahun batu berlalu, jumlah orang yang mudik ke kampung asalnya justru semakin sedikit. Selain jarak yang semakin jau serta biaya transport plus akomodasi yang semakin mahal, hasrat otang bersangkutan untuk mudik ke kampung halamannya juga memengaruhi jumlah pemudik di setiap Tahun Baru.

"Ro do si Anu, bo? (Si Anu mudik kagak?)" adalah pertanyaan yang sangat matak menjelang tahun baru di kampung-kamlung Batak.

Seakan tak mai terlalu kecewa, orangtua dari anak-anaknya yang tidak mudik pun biasanya menjawab begini,
"Imada, lae. Anggo rohana i nian naeng mulak do Taon Baru on. Alai dang tarbahenna di argani tiket-ni kapal terbang nuaeng on (Sebetulnya si anu pengen mudik. Tapi apa daya, mereka tak sanggup membayar harga tiket pesawat yang saat ini sangat mahal)."

Kadang terlihat raut wajah sedih beberapa orang tua yang sudah semakin renta di kampungnya sana, saat menyaksikan anak-anak tetangganya pada mudik, sementara anaknya sudah 5 kali tahun baru tak pernah mudik.

Namun ekspresi kesedihan itu akan semakin berkurang saat anaknya dari perantauan menitip salam, apalagi salam tempel alias "hepeng taon baru" (Uang Tahun Baru) atau oleh-oleh makanan dari anaknya.

Bila di jaman dulu orang hampir selalu bisa berkumpul bersama pada saat Tahun Baru, maka hal itu tak lebih karena mereka tinggal berdekatan. Namun di jaman sekarang, disaat anak-amak muda kampung justru meeantau ke pulau hingga negara lain, maka berkumpul bersama keluarga pada saat Tahun Baru adalah kesempatan yang sangat mahal.

Tapi enggak apa-apa. Tak hadir juga gak masalah. Yang penting ada "kiriman". Ha ha ha


Posting Komentar

0 Komentar