Mencuri dan Rencana Mencuri

Mencuri dan Rencana Mencuri Ada seorang pencuri di ibukota sedang melancarkan niatnya. Dia melompati gerbang dari jeruji besi yang tingginya sekira dua setengah meter milik calon korban.

Satpam penjaga rumah sedang melakukan tugasnya, mengontrol segala sekeliling rumah mewah itu. Secara tak sengaja, saat kembali ke pos jaga yang ada di dekat gerbang masuk, ia melihat sosok pencuri sedang berada di atas gerbang sedang berupaya turun dan melarikan diri.

Spontan, si satpam mendekati pelaku,

Satpam: "Oeiiii... maling lu ya?"

Pencuri: "Iya. Emang kenapa?"

Rupanya si pencuri sedang panik, karena celananya tersangkut di jeruji gerbang tersebut.

Satpam: "Turun loe, bodat! Kutendang kepala kau nanti baru tau rasa kau. Mau kupanggil massa? (Satpamnya marga Sihombing rupanya)

Pencuri: "Kurang ajar lu! Lu kagak liat apa gue belon berhasil masuk? Boro-boro mencuri, celana gue malah kagak bisa tutrun karena celana gue terasangkut di atas gerban sialan ini."

Satpam asal Sumbul itu tak mau kalah. Bukannya iba, ia malah segera menelepon polisi. Ia langsung menangkap si maling.

Usut punya usut ternyata maling tadi kuasa melarikan diri, karena ternyata ia sangat takut ketinggian.

Saat di kantor polisi, si pencuri pun diinterogasi.

Polisi: "Mau nyuri apa lu? Bukannya kerja. Lu kan masih muda, sehat dan masih mampu kerja. Kenapa kau malah jadi maling. Bukannya cari kerja lu?"

Pencuri: "Pak, lepasin saya dong, pak polisi. Saya kan baru berencana mo mencuri. Itu teh artinya, saya belum mencuri. Kalian juga tahu kalau niat saya gagal total. Apes deh gue, kalian malah nangkep gue gara-gara si Satpam bajingan itu."

Polisi: "Apa? Lepaskan? Udah ketangkap basah, masih aja menyangkal. Jelas-jelas kau mau mencuri."

Pencuri: "Saya sudah mengaku dari tadi kalau saya teh baru berniat mencuri. Tapi kan itu baru rencana. Noh, gubernur yang udeh jelas-jelas mencuri uang rakyat dan sudah berniat menjadikan anak-anak kalian jadi pemadat aibon malah dibiarin.

Sama dengan saya, si gubernur itu juga cuma bilang baru rencana membeli aibon 82 milyar. Mestinya saya juga dilepasin dong. Saya sama dia kan baru sama-sama mau mencuri.

Polosi: "Sudah..pulang sana. Awas kalau kau beneran mencuri, kucincang kau!"

Sambil keluar dari kantor polisi, si pencuri masih sempat nyeletuk,

Pencuri: "Ntar klo si gubernur udah jadi mencuri tangkep ya, pak polisi."

Polisi: "Baba ni amam!"


Posting Komentar

0 Komentar